Jakarta | Karawangsport.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) melepas Tim Sepak Bola Pelajar Garuda Muda Indonesia kategori usia U-12 dan U-14 untuk berkompetisi di ajang AFC Vietnam Hanoi International 2026.
Pelepasan ini dari Kemenpora diwakili Perencana Ahli Madya, Ambar Basuki, di Kemenpora, Senin (15/6). Diharap, 24 pemain yang akan bertanding bisa meraih prestasi maksimal.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat membanggakan. Kita melepas putra terbaik bangsa yang telah melalui proses pembinaan, seleksi, dan persiapan yang panjang untuk membawa nama Indonesia di ajang sepak bola pelajar tingkat internasional,” ujarnya.
Dia mengatakan, keikutsertaan Tim Sepakbola Pelajar Garuda Muda Indonesia bukan sekadar mengikuti sebuah kompetisi, melainkan menjadi representasi semangat, karakter, disiplin, dan masa depan sepak bola Tanah Air.
Menurutnya, para pemain yang tergabung merupakan duta bangsa yang akan menunjukkan kualitas, bahwa generasi muda Indonesia memiliki daya saing, dan sportivitas yang tinggi.
Dijelaskan, proses pembinaan sepak bola usia muda, kemenangan bukanlah satu-satunya target yang harus dicapai. Pengalaman bertanding di panggung internasional dinilai jauh lebih penting sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan karakter atlet.
“Kami berharap para atlet mampu menunjukkan karakter sebagai pelajar dan atlet Indonesia yang berintegritas, disiplin, tangguh, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi persahabatan antarbangsa,” terangnya.
Dia juga mengajak seluruh pemain untuk bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Setiap pertandingan diharapkan menjadi kesempatan bagi para atlet untuk terus belajar, berkembang, dan mengharumkan nama Indonesia.
Disampaikan, Kemenpora akan terus berkomitmen mendukung pembinaan sepak bola usia muda. Hal tersebut sebagai bagian dari pembangunan prestasi olahraga nasional.
Investasi pada generasi muda saat ini diyakini akan menjadi modal penting bagi Indonesia untuk berprestasi di tingkat dunia pada masa mendatang.
“Pengalaman bertanding di Vietnam ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas teknik, mental bertanding, wawasan internasional, serta memperkuat karakter para atlet sebagai calon pemain masa depan Indonesia,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan ofisial yang telah bekerja keras membina para atlet muda, serta mengucapkan terima kasih kepada para orang tua atas dukungan dan doa yang diberikan kepada para atlet.
Lebih lanjut, dia berpesan kepada seluruh anggota tim Indonesia (Kemenpora RI) melepas Tim Sepak Bola Pelajar Garuda Muda Indonesia kategori usia U-12 dan U-14 untuk berkompetisi di ajang AFC Vietnam Hanoi International 2026.
Pelepasan ini dari Kemenpora diwakili Perencana Ahli Madya, Ambar Basuki, di Kemenpora, Senin (15/6). Diharap, 24 pemain yang akan bertanding bisa meraih prestasi maksimal.
“Hari ini merupakan momentum yang sangat membanggakan. Kita melepas putra terbaik bangsa yang telah melalui proses pembinaan, seleksi, dan persiapan yang panjang untuk membawa nama Indonesia di ajang sepak bola pelajar tingkat internasional,” ujarnya.
Dia mengatakan, keikutsertaan Tim Sepakbola Pelajar Garuda Muda Indonesia bukan sekadar mengikuti sebuah kompetisi, melainkan menjadi representasi semangat, karakter, disiplin, dan masa depan sepak bola Tanah Air.
Menurutnya, para pemain yang tergabung merupakan duta bangsa yang akan menunjukkan kualitas, bahwa generasi muda Indonesia memiliki daya saing, dan sportivitas yang tinggi.
Dijelaskan, proses pembinaan sepak bola usia muda, kemenangan bukanlah satu-satunya target yang harus dicapai. Pengalaman bertanding di panggung internasional dinilai jauh lebih penting sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan karakter atlet.
“Kami berharap para atlet mampu menunjukkan karakter sebagai pelajar dan atlet Indonesia yang berintegritas, disiplin, tangguh, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi persahabatan antarbangsa,” terangnya.
Dia juga mengajak seluruh pemain untuk bertanding dengan penuh semangat, percaya diri, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Setiap pertandingan diharapkan menjadi kesempatan bagi para atlet untuk terus belajar, berkembang, dan mengharumkan nama Indonesia.
Disampaikan, Kemenpora akan terus berkomitmen mendukung pembinaan sepak bola usia muda. Hal tersebut sebagai bagian dari pembangunan prestasi olahraga nasional.
Investasi pada generasi muda saat ini diyakini akan menjadi modal penting bagi Indonesia untuk berprestasi di tingkat dunia pada masa mendatang.
“Pengalaman bertanding di Vietnam ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas teknik, mental bertanding, wawasan internasional, serta memperkuat karakter para atlet sebagai calon pemain masa depan Indonesia,” tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan ofisial yang telah bekerja keras membina para atlet muda, serta mengucapkan terima kasih kepada para orang tua atas dukungan dan doa yang diberikan kepada para atlet.
Lebih lanjut, dia berpesan kepada seluruh anggota tim agar bertanding dengan penuh semangat, bermain dengan rasa bangga, dan membawa kehormatan bagi Merah Putih.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Tim Sepakbola Pelajar Garuda Muda Indonesia dalam rangka AFC Vietnam Hanoi International 2026 secara resmi saya lepas untuk mengikuti pertandingan. Selamat bertanding, dan berikan yang terbaik untuk Indonesia,” pungkasnya.
Sumber : Kemenpora.go.id
















