Jakarta | Karawangsport.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (2/6) lalu. Dalam rapat tersebut, Menpora memaparkan sejumlah program prioritas Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), khususnya di bidang kepemudaan.

Salah satu program yang dijelaskan dalam rapat kerja tersebut adalah pembangunan karakter pemuda melalui penyusunan Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia. Menpora menjelaskan bahwa desain besar tersebut menitikberatkan pada tiga nilai utama, yakni patriotik, gigih, dan empatik sebagai fondasi pembangunan karakter generasi muda Indonesia.

Menurut Menpora, ketiga nilai tersebut penting untuk membentuk pemuda yang mampu beradaptasi dengan perubahan global yang berlangsung sangat cepat dan dinamis.

“Pendidikan karakter pemuda merupakan elemen penting dalam membentuk generasi yang adaptif di tengah dinamika global saat ini. Kami meyakini nilai patriotik, gigih, dan empatik dapat menjadi fondasi utama bagi generasi muda yang tidak hanya berdaya saing, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat dan bangsa,” tutur Menpora.

Lebih lanjut, Menpora menjelaskan bahwa Desain Besar Karakter Pemuda Indonesia tidak hanya disusun untuk mendukung visi Indonesia Emas 2045, tetapi juga diharapkan menjadi acuan lintas sektor bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem kepemudaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Menpora menegaskan bahwa implementasi desain besar tersebut tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan diwujudkan melalui pendekatan berbasis pengalaman yang memungkinkan pemuda terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan pengembangan diri.

“Kami akan mengimplementasikan Desain Besar Karakter Pemuda melalui berbagai program, seperti Youth Camp, lomba debat, program magang, dan pertukaran pemuda. Program-program tersebut dirancang agar pemuda memperoleh pengalaman langsung dalam mengembangkan kepemimpinan, kolaborasi, serta kemampuan memecahkan masalah,” jelasnya

Menpora pun mengungkapkan bahwa salah satu program unggulan yang akan dilaksanakan adalah Youth Camp yang direncanakan akan berlangsung pada bulan Oktober 2026. Kegiatan tersebut akan mempertemukan pemuda-pemuda terbaik dari 38 provinsi di seluruh Indonesia untuk memperkuat nilai wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan kolaborasi lintas daerah.

Selain itu, Kemenpora akan menyelenggarakan Indonesia Youth Summit sebagai wadah bagi para pemuda untuk menyampaikan gagasan, aspirasi, dan rekomendasi kebijakan dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98.

“Melalui Indonesia Youth Summit, para pemuda akan memiliki ruang untuk menyampaikan ide dan gagasan bagi kemajuan bangsa. Sebagai bentuk apresiasi, 50 peserta terbaik akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pertukaran pemuda antarnegara sebagai representasi Indonesia di tingkat internasional,” pungkas Menpora.

Sumber : kemenpora.go.id