KARAWANG | Karawangsport.com — Menjelang pelaksanaan pada 10 Mei 2026, ajang Karawang Half Marathon 2026 dipastikan siap digelar dengan ribuan peserta dari berbagai daerah hingga mancanegara. Event bertema “The Spirit of Karawang” ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga strategi promosi pariwisata daerah.

Persiapan kegiatan yang menghadirkan kategori 5K, 10K, dan Half Marathon (21K) kini telah memasuki tahap akhir. Pemerintah Kabupaten Karawang melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menargetkan ajang ini mampu memperkenalkan Karawang sebagai daerah yang ramah sekaligus destinasi wisata potensial.
Kepala Disparbud Karawang, Abas Sudrajat, mengungkapkan jumlah peserta mencapai 1.587 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 513 peserta merupakan warga Karawang, sementara sisanya berasal dari luar daerah, termasuk sekitar 34 peserta asing.

“Total peserta sekitar 1.587 orang, dengan 513 warga Karawang dan sisanya peserta nasional. Bahkan ada sekitar 34 peserta dari luar negeri,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Tingginya animo peserta tidak terlepas dari peran komunitas Half Karawang Run yang konsisten mengampanyekan gaya hidup sehat. Komunitas ini berawal dari gerakan lokal yang kemudian berkembang menjadi penggerak sport tourism di Jawa Barat.

Founder Half Karawang Run, Lingga Putra Pratama, menegaskan bahwa aspek keamanan dan kenyamanan pelari menjadi prioritas utama. Sterilisasi jalur telah dikoordinasikan sejak Januari 2026 bersama sejumlah instansi terkait.

“Koordinasi sudah dilakukan sejak Januari. Jalur akan dipastikan steril agar peserta bisa berlari dengan nyaman. Jika ada perpotongan dengan aktivitas warga, akan dibatasi menggunakan traffic cone,” jelasnya.

Sebagai pusat kegiatan, panitia menetapkan kawasan Tugu I Love Karawang sebagai titik start dan Stadion Singaperbangsa sebagai titik finis. Untuk mendukung kelancaran acara, berbagai perangkat daerah turut dilibatkan.

Dinas Kesehatan menyiapkan tenaga medis di sepanjang rute, sementara Dinas Lingkungan Hidup memastikan kebersihan jalur sejak dini hari. Selain itu, Dinas Perhubungan, Satlantas, dan Satpol PP bertugas mengatur lalu lintas serta menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dinas Pendidikan juga melibatkan komunitas seni dan budaya sebagai tim penyemangat di sepanjang lintasan.

Abas menambahkan, pihaknya juga bekerja sama dengan PHRI dan pengelola hotel untuk mendukung kenyamanan peserta, termasuk memperkenalkan kuliner dan pusat perbelanjaan di Karawang.

“Kami melibatkan berbagai pihak agar penyelenggaraan berjalan maksimal sesuai standar,” katanya.

Pemerintah daerah turut mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar rute lomba, untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah pada pagi hari guna menjaga kualitas udara.

Adapun sejumlah ruas jalan yang akan ditutup sementara pada 10 Mei 2026 pukul 04.00 hingga 08.30 WIB antara lain Bypass Ahmad Yani, Jalan Arief Rahman Hakim, Tuparev, kawasan Galuh Mas, hingga Jalan Siliwangi (terusan Jalan Baru Kodim).***