KARAWANG | KARAWANGSPORT.COM | Ratusan pelari dari berbagai kalangan memadati kawasan Avana Living Development, Komplek Perumahan Kartika Residence, Karawang, dalam gelaran Road to Pocari Sweat Run 2025 yang berlangsung pada Minggu pagi, 8 Juni 2025, mulai pukul 06.00 WIB.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian menuju event utama Pocari Sweat Run Indonesia 2025, dan terbuka untuk umum. Mengusung tema Easy Miles with Running Community, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada olahraga lari, tetapi juga menghadirkan pengalaman menyenangkan dan edukatif bagi peserta.
Peserta mengikuti 5K Social Run yang menyusuri area perumahan dengan suasana asri, dilanjutkan dengan berbagai permainan interaktif dan sesi edukasi bersama tim ahli dari Pocari Sweat Sport Science. Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat hidup lebih sehat dan aktif melalui kegiatan fisik yang terjangkau dan dapat dinikmati bersama komunitas.
Muhammad Imaduddin, perwakilan dari Pocari Sweat Sport Science, hadir sebagai pembicara utama. Dalam sesi edukasinya, ia menekankan pentingnya pemahaman ilmiah mengenai olahraga dan hidrasi. “Lari adalah olahraga sederhana, tapi tetap harus dilakukan dengan pengetahuan yang cukup. Salah satu hal yang sering diabaikan adalah pentingnya menjaga hidrasi sebelum, saat, dan setelah berlari,” ujarnya.
Untuk menambah semangat kebersamaan, peserta diimbau mengenakan jersey Pocari Sweat atau kaus berwarna biru. Suasana menjadi semakin meriah dengan kehadiran komunitas lari lokal KLARI (Karawang Lari) yang menjadi mitra pelaksana bersama Pocari Sweat. Sementara itu, Avana Living Development mendukung penuh kegiatan ini sebagai tuan rumah dan penyedia lokasi.
General Manager Avana Living Development, Sintia, menyatakan dukungannya terhadap acara tersebut. “Acara ini sangat inspiratif dan menghadirkan energi positif. Kami senang bisa menjadi bagian dari kampanye hidup sehat yang menyentuh langsung masyarakat,” kata Sintia.
Menurutnya, sinergi antara Pocari Sweat dan pengembang perumahan seperti Avana mampu menciptakan dampak positif yang berkelanjutan. “Ini bukan hanya promosi brand, tapi bentuk nyata edukasi dan penguatan komunitas melalui olahraga,” tambahnya.
Antusiasme tinggi juga datang dari peserta. Rini Ayuningtyas (34), warga Karawang Barat, mengaku senang bisa ikut serta. “Saya biasanya lari sendiri, tapi di sini rasanya berbeda. Ramai, seru, dan dapat ilmu juga soal hidrasi. Anak saya juga ikut main game edukasi, jadi semua senang,” ujarnya.
Sementara itu, Dimas Haryanto (27), seorang pegawai swasta yang baru pertama kali ikut acara komunitas lari, mengaku terkesan. “Saya kira ini cuma lari bareng, ternyata lebih dari itu. Ada edukasi, komunitas yang suportif, dan suasananya bikin semangat. Semoga acara seperti ini sering diadakan,” katanya.
Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi Born To Sweat dan dibuka secara gratis dengan kuota terbatas serta tanpa biaya.
Melalui kegiatan ini, Pocari Sweat kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong gaya hidup sehat dan aktif di tengah masyarakat. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa olahraga bisa menjadi medium untuk membangun solidaritas, meningkatkan kesadaran kesehatan, serta memperkuat ikatan antarwarga dalam suasana yang positif dan inklusif. ( Red )
















